Jilbab, Antara Kebutuhan dan Tren

Baca Juga

Wanita sekarang dituntut untuk tampil modis. Diantara sarana tampil modis, bagi wanita muslimah yakni jilbab. Lantas seperti apa pandangan kaum hawa tentang jilbab? Menurut Kinanti Ayu Wardani atau yang lebih akrab disapa Dara KDI, mengungkapkan, jilbab merupakan sebuah komitmen dan prinsip. Baginya, jilbab dirasa dapat melindungi diri dari perbuatan yang kurang baik. ”Dengan memakai jilbab kita akan lebih dihargai orang lain,” terangnya.
Dia menambahkan, jika memakai jilbab seolah ada sesuatu yang mengontrol tingkah laku, untuk selalu mengarah pada kebaikan. Sebaliknya, tanpa jilbab prilaku akan lebih bebas.
Penyanyi yang beken lewat salah satu kontes dangdut salah satu acara TV ini, mengaku sudah lama ngebet banget memakai jilbab. Namun, baru pada kelas dua SMA, waktu masuk KDI kesampaian berjilbab. ”Sebelum berjilbab, saya ingin menjilbabkan hati dan fikiran dulu,” tuturnya mantab.
Walaupun selalu mengenakan jilbab, penyanyi yang mencoba peruntungan di dunia akting ini, tidak pernah khawatir dengan eksistensinya di dunia hiburan. Menurutnya, justru dengan berjilbab tawaran kerja banyak menyambangi.
Saat ini gadis kelahiran Kudus, 1 Januari 1990 ini, menjadi model video klip The Kripiks Sang Pemilik Cinta dan sedang menyiapkan album religi. Selain itu, penyanyi yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi UMK ini, juga sedang sibuk shooting film Para Pencari Tuhan. Di film tersebut, dia berperan sebagai kekasih Barong.
Terpisah, menurut Ketua Kemuslimahan Departemen Annisa, UKM Form Heppy, fungsi utama jilbab sekarang mengalami pergeseran. ”Semula jilbab sebagai penutup aurat, namun sekarang mengalami pergeseran niat,” tandasnya.
Dia menambahkan, dulu wanita muslimah mengenakan jilbab karena dorongan hati disertai niat. Namun, sekarang tidak sedikit wanita muslimah yang mengenakan jilbab hanya terpengaruh tren atau termakan mode. Dengan kata lain, cuma sekadar ikut-ikutan.
”Jika menengok jilbab dari pandangan Islam, pemakaian jilbab merupakan kebutuhan bagi kaum muslimah. Pemakaian jilbab disangkutkan dengan tren, padahal tren sering bertolak belakang dengan syar’i yang ada dalam Islam,” ungkapnya.
Menurutnya, jika muslimah mengenakan jilbab karena tren tidak apa-apa, asal dalam pemakaian jilbab tetap pada syari’ah Islam. Selain itu diusahakan agar tetap istiqomah (selalu memakai) dalam berjilbab. ”Cara berjilbab serta berpakaian menurut syariah Islam yakni tidak ketat dan tidak transparan,” jelasnya. (Astuti/Endang/Nurus/Eni)
Powered by Blogger.