Jajanan Kampus; Enak, Murah, Dan Bervariasi

Baca Juga



Jajanan yang biasanya dijajakan pada lingkungan anak SD,SMP, dan biasa ada diarea kaki lima kini juga ada diarea kampus. Lalu, bagai mana respon mahasiswa terhadap jajanan kampusyang lokasinya persis ada didepan kampus itu? Berikut beberapa wawancara dengan mahasiswa mengenai hal tersebut. “Meskipun ada kabar tidak enak tentang jajanan di televisis dan yang beredar di dalam masyarakat. Adanya banyak tempat yang menawarkan berbagai makanan jajan kampus yang terletak di luar pagar depan kampus itu tidak kehilangan pelanggannya yang berminat untuk mencicipi jajan kampus yang enak, murah, dan bervariasi, “
Adanya fasilitas berupa koperasi yang disediakan oleh kampus, tidak menyurutkan minat mahasiswa terhadap jajan kampus, terbukti dengan banyaknya pembeli yang mendatangi grobak para pedagang untuk membeli makanan disitu.
“Makanan yang dijajakan banyak macamnya dan harga yang ditawarkan juga masuk di kantong mahasiswa”, begitu penuturannya.
“Selain makanannya yang beragam dan harga yang ditawarkan murah, letaknya yang tidak terlalu begitu jauh dari kampus, serta rasa yang enak itu juga menjadi factor mengapa kita membeli makanan di sini,” tambah Irfana.
Hal serupa juga di ungkapkan oleh Sulistari mahasiswa yang juga suka membeli makanan yang dijajakan di depan kampus menagtakan bahawa dia suka membeli makanan yang ada disini karena enak juga macamnya juga bervariasi dan makanan seperti ini jarang ditemui di area kampus. “Apalagi pedagang nya juga pada ramah koq jadi kita juga nyaman beli disini,” ungkap Sulistari.
Jajan kampus yang terletak diluar pagar ruang audit itu cukup ramai dari pukul 9 pagi sampai pukul 2 siang, mahasiswa yang memang sering membeli makanan di situ mendatangi pedagang yang menjajakan dagangannya kadang bukan dengan cara mendatangi pedagang nya langsung melainkan mereka membeli dari balik pintu pagar yang terkunci.
Hal yang demikian tidak hanya dilakukan satu atau dua orang saja dan alasannya juga sama, bahkan mereka tidak hanya membeli dari balik pagar besi itu mereka juga kadang ada yang lewat cela dari tembok pembatas alasannya semua juga hampir sama karena males kalo harus memutar lewat depan dulu.
Hal lainnya diungkapkan Devie Erwine .P adalah kandungan seperti bahan kimia mungkin tidah ada tetapi kandungan dari bahan penyedap yang digunakan pastinya banyak, serta untuk yang digoreng minyak yang untuk menggorengnya juga sepertinya sudah di gunakan berulang-ulang hal seperti itu kan juga tidak baik untuk kesehatan. “Yang penting mereka tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya seperti apa yang di beritakan akhir-akhir ini, kayak mengandung pemutih maupun formalin dan bahan kimia berbahaya lain nya,” kata cewek yang berpostur tinggi itu. (Dian ulya.N/Fakta)
Powered by Blogger.