Header Ads

Gambar1

Ketekunan Berbuah Keberhasilan

Baca Juga




Nothing is imposible, but everything is possible if you believe in Allah SWT. Begitulah motto hidup bagi Ahmad Priyono. Pria yang akrab disapa Pri ini memang pantang menyerah dengan bidang yang sudah menjadi pilihannya. Dan dia bisa membuktikan kalau ia mampu menjadi yang terbaik. Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbagai gelar juara telah ia kantongi.
Berawal dari keirian akan prestasi yang diraih kakak kelasnya, ia pun termotifasi untuk menjadi juara nasional. “Enake juara nasional, bisa dikenal oleh orang seluruh Indonesia”, gumamnya kala itu. Jurusan tehnik mesin yang dipilih sewaktu duduk di bangku SMK menghantarkannya menjadi juara baik propinsi maupun nasional dalam setiap lomba pengelasan yang diikutinya. Mengelas baginya seni yang tidak bisa lepas dari dirinya. Berjam-jampun dia betah untuk aktifitas yang satu ini.
Pada tahun 2005 awal karirnya menjadi juara I Nasional Lomba Ketrampilan Sekolah (LKS) di Bali. Itulah awal karir prestasinya menyabet juara dan akhirnya menyusul juara-juara serupa. Hal ini ternyata diulang pada 25 Oktobertahun 2010 pria penyuka bakso ini kembali menggondol juara nasional Indonesian Welding Competition (IWC) yang diadakan di Surabaya. Dari sederet prestasinya itu, selain membanggakan diri sendiri tentunya mengarumkan nama Universitas Muria Kudus (UMK) di tingkatan nasional. Sebelum maju tingkat nasional terlebih dahulu dia mengikuti seleksi di tingkat propinsi. Ditingkat inilah dilakukan dengan sistem gugur. Yang tidak lolos tes teori langsungdinyatakan gugur. ‘’Dan Alhamdulillah saya lolos ditingkat propinsi’’ imbuhnya.
 Dari jumlah 188 peserta akhirnya hanya diambil lima orang untuk maju ketingkat nasional. Sementara ituditingkat nasional seleksi dilakukan dengan dua tahap yakni tes teori dan tes praktek, nilai dari keduanya kemudian digabung untuk mendapatkan juaranya. Ia berhasil meraih peringkat pertama dengan nilai 108,32 sedang juara kedua nilainya 85,29.
Pria penyuka sepak bola ini menceritakan awalnya bisa mempunyai ketrampilan mengelas ketika ia mengutarakan keinginannya menjadi juara nasional kepada gurunya. Kemudian ia mulai diajari mengelas dari mulai kelas X seusaipulang sekolah. Dari mengelas yang paling sederhana hingga mengelas tingkat mahir. Impiannya yang hingga kini belum terealisasi adalah mewakili Indonesia dalam ajang Internasional, baik Word Skill maupun Asean Skill. “Saya ingin mewakili Indonesia di Internasional namun sayang terkendala usia”, terang Pria beranak satu ini.
Sebelum menjadi seperti ini, ia sempat melalang buana keberbagai daerah hingga sampai keluar negeri. Ceritanya setelah lulus dari SMK Tunas Harapan ia berkelana ke Jepang untuk bekerja. Sebenarnya dari pihak sekolah ingin menguliahkannya, tapi karena tuntutan ekonomi dari keluarga akhirnya dia menerima tawaran bekerja di Jepang.
Tiga tahun hidup di Negara Sakura membuatnya menjadi lebih handal dan mahir dalam mengelas. Setelah tiga tahun berada di Jepang akhirnya ia memutuskan kembali pulang ke Indonesia dan menikah dengan teman masa kecilnya. Setelah itu, ia kembali berkelana ke Jakarta kurang lebih satu tahun. Melihat kondisinya di Jakarta tidak berkembang akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke Papua. Dia disana kurang lebih juga satu tahun. Selama di Papua ia sempat berganti-ganti profesi kerja mulai bekerja sebagai sales, tukang las, hingga tukang ojek.
Pada tahun 2010 ia memutuskan untuk kembali ke Pati dan ikut membantu mengajar di SMK Tunas Harapan. Bagai ketiban durian runtuh, selain dipercaya membantu mengajar sekolah ia juga di beri beasiswa untuk kuliah di UMK. “Saya tidak pernah menyangka mendapatkan kepercayaan bisa kuliah seperti ini”, ujarnya sambil tersenyum. (Dina/Pena Kampus)





Nama               : Ahmad Priyono
TTL                : Pati, 27 September 1987
Alamat            : Ds Kedalingan Rt/Rw 7/1 Kec. Tambakromo Pati
Hobi                : Football
Nama Istri       : Rini Lestari
Makanan Fav  : Bakso
Minuman Fav  : Es susu coklat
Asal Sekolah   : SDN 02 Kedalingan Pati
SMPN 01 Tambakromo Pati
SMK Tunas Harapan Pati
Prestasi            : 1. Juara 1 Nasional LKS di Bali
2. Juara 1 Nasional Indonesian Welding Competition (IWC) di Surabaya
3. Juara 1 Propinsi Weding Competition (WC) Guru dan Karyawan
    se-Jawa Tengah
Powered by Blogger.