Saatnya Generasi Muda Lestarikan Budaya

Baca Juga

Mendung masih menggantung di langit, awan hitam itu seolah ingin mengumumkan pada kita bahwa hujan akan terus turun hingga sore nanti. Namun meski begitu, tenda-tenda kecil di luar Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) tak berangsur sepi.
Hari ini memang hari terakhir Festival Seni dan Budaya yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UMK dengan mengangkat tema ”Meningkatkan Cinta Indonesia dengan Kreasi Cipta Seni dan Budaya”, festival tersebut dilangsungkan tanggal 4 – 6 April 2013.
Festival Seni dan Budaya ini mengangkat kembali popularitas kesenian tradisional di kalangan remaja. ”Lewat lomba Kaligrafi, tari daerah, peragaan busana batik,” terang Moh Agus Prasetiyo, Ketua BEM Fakultas Hukum.
Selain itu, penyeleggaraan Festival Seni dan Budaya ini berangkat dari keprihatinan akan lunturnya kebudayaan tradisional kita ditengah era perubahan saat ini. Banyak sekali tradisi yang dulupakan oleh masyarakat kita. ”Itulah dasar yang menjadikan kami mengadakan acara ini,” katanya.
Menurutnya, sudah saatnya bagi mahasiswa sebagai generasi muda untuk menghidupkan kembali geliat kebudayaan tradisional kita yang sangat mengagumkan. Seperti pagelaran batik, dalam festival ini menjadikan kita tahu, bahwa Kudus sebagai Kota Kretek juga mempunyai batik.
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP), mengaku jadi tahu tentang batik dengan adanya festifal tersebut. ”Acara seperti ini sangat bagus untuk penggalian potensi daerah yang jarang diketahui masyarakat umum,” katanya.(Shobatini/*)
Powered by Blogger.