Header Ads

Gambar1

Prosedur Bimbingan Dosen Pembimbing

Baca Juga



“KRS tidak dapat diubah, telah disetujui oleh dosen pembimbing. Untuk perubahan harap hubungi dosen pembimbing atau lakukan perubahan pada masa revisi KRS “ nah itu kalimat yang muncul saat Kartu Rencana Studi (KRS) sudah di setujui oleh dosen pembimbing.

Persetujuan dari Dosen Pembimbing juga ada prosedur, pertama mahasiswa setelah mengentri KRS harus ketemu dosen Wali kedua mengkonsultasikan mata kuliah yang di ambil jika paketan maka harus sama sekelasnya misal mata kuliah 1 di kelas A, mata kuliah lain juga harus di A, di utarakan oleh Deka Setiawan, salah satu dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar serta dosen Teknik, saat di temui Kamis (5/2).

Dia juga menuturkan Prosedur ini harus di lakukan mahasiswa, jika ada mahasiswa yang pindah, mahasiswa itu seharusnya pertama izin dengan dosen pembimbing , kedua mengutarakan alasan pindah kelas ketiga ke kaprogdi selanjutnya ke sekretariat, “ ujarnya.

Dia menambahkan bahwa prosedur ini agar melancarkan aktivitas akademika, apabila ada permasalahan akademika bisa mengkonsultasikan dengan dosen pembimbing. Mahasiswa seharusnya mempunyai arsip KRS, arsip KHS, serta bukti pembayaran, hal ini utuk menghindari jika ada sesuatu hal di kemudian hari, untuk Dosen cukup arsip KRS, Katanya.

Ira mahasiswa PGSD semester 6 ini, juga mengikuti prosedur bimbingan, mengentry KRS sesuai apa yang ingin diambil , selanjutnya menemui dosen wali bahwa telah mengentri dan minta izin untuk di setuju agar bisa mengikuti kuliah semester berikutnya,” ungkapnya.

Ulin Noor Baroroh/PEKA
Powered by Blogger.