Header Ads

Gambar1

Tiga Pokok hadapi ASEAN 2015

Baca Juga

Menyadari semakin meningkatnya ketergantungan antar negara-negara anggota ASEAN  dengan kawasan lain di dunia. Salah satunya di Indonesia. Indonesia yang merupakan salah satu negara besar dikawasan asia  tenggara yang memerlukan bantuan dari negara tetangga, seperti halnya hubungan kerja,  TKI,TKW dll.
Persamaan nasib, ekonomi, serta kultur  menjadikan sebuah perkumpulan negara di kawasan asia tenggara yang saling mambutuhkan satu sama lain.  Sehinggga  hal demikian menggugah para anggota ASEAN  untuk membentuk sebuah komunitas yakni  ASEAN Community.
Di bulan Ramadan ini, tak meruntuhkan niat anak BEM Universitas untuk mengadakan sosialisasi ASEAN Community 2015 kepada mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK). Sosialisasi diselenggarakan hari selasa (01/07) di ruang seminar pascasarjana ilmu hukum lantai tiga, tepat jarum jam menunjuk angka 09.00 WIB.
Menurut Dedi Supriyono, ketua panitia kegiatan Sosialisasi “Pemuda dalam Pusaran Asean Comunnity 2015 ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang ASEAN Community sehingga mampu menghadapi tantangan dimasa mendatang, misalnya lemahnya koordinasi yang mengakibatkan daya saing Nasional menurun. serta memberikan motivasi dan wawasan kepada para peserta seminar.
Antusias mahasiswa untuk mengikuti sosialisasi sangat baik, kegiatan berlangsung dengan lancar.  Mengingat  generasi penerus harus mempu menghadapi komunitas ASEAN 2015. Materi disampaikan oleh bapak Agung Dwi Cahyo dan bapak Sucipto dosen dari FKIP menarik perhatian para peserta sosialisasi.
Pemateri berpesan ada tiga hal yang perlu dilakukan mahasiswa dalam mempersiapkan diri mengahadapi tantangan mendatang. Pertama, mahasiswa dituntut dapat menguasai bahasa asing, melihat kenyataan bahwa bahasa asing kini telah menjadi bahasa internasional, sehingga bila mahasiswa belum menguasai bahasa asing menjadikan suatu kendala dalam berproses.
Kedua, mampu menguasai dan menggunakan internet.  Perubahan zaman telah terjadi, kemajuan teknologi semakin tak kenal batas. Internet kini telah menjadi sumber dari sumber informasi, pertukaran informasi semakin dipermudahkan lewat internet baik dalam negri maupun mancanegara. Sehingga mahasiswa bila tidak mampu menguasai internet bisa dikatakan ia ketinggalan berita-berita terkini, dan ketinggalan zaman.
Ketiga, mampu menyampaikan visi dan misi saat bekerja diperusahaan. Softkill menjadi suatu point plus selain kemampuan IQ. Kemampuan dan keahlian menjadi suatu pertimbangan perusahan untuk menerima atau tidaknya. Kemampuan  tersebut bermacam-macam diantaranya, kemampuan berbicara didepan khalayak ramai, kemampuan menulis, dll.
Kesiapan-kesiapan tersebut harus dipersiapkan dari sekarang untuk mengahadapi pasar kerja. Sebab dari kesiapan tersebut mahasiswa dapat bermanfaat di masyarakat dan mengurangi gelombang pengangguran yang ada di Indonesia. (Erma/Ulin)

Powered by Blogger.