Header Ads

Gambar1

“Cumlaude” Kurang Diakui

Baca Juga

Pena Kampus-Kantin di Universitas Muria Kudus (UMK) saat ini sangat memprihatinkan. Kurangnya perhatian dari civitas akademika menjadikan kantin  “Cumlaude” kurang diakui keberadaannya.  Kantin hanya berukuran 5x2 meter persegi dengan fasilitas seadanya. Sehingga kantin tidak  memberikan rasa nyaman bagi pengunjungnya.
Hal tersebut dirasakan oleh, Nova Amida Mutiara, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Dia juga mengungkapkan kekecewaanya dengan keadaan kantin UMK. Menurutnya, kantin tersebut kurang ideal dengan jumlah mahasiswa di UMK yang lebih dari 8 ribu-an. “Seharusnya  kantin Cumlaude lebih luas dan terdapat fasilitas yang memadahi bagi mahasiswa, seperti meja dan kursi yang nyaman dan dilengkapi dengan hotspot untuk mengerjakan tugas,” keluhnya saat ditemui oleh redaksi FAKTA.
Berbeda dengan  Nova, mahasiswa Fakultas Teknik, menceritakan bahwa dia dan teman – teman lebih memilih makan siang di luar. “Di kantin menu yang disajikan kurang menarik,”katanya.
Sementara itu, bu ninik, penjual di kantin Cumlude, menceritakan kondisi berjualan di kampus. “saya disini menyewa setiap tahunnya, itu pun hanya tempat saja. Mengenai fasilitas itu saya membawa sendiri,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, mengenai harga sudah lumrah dan relatif dengan menu yang ada. “Banyak menu yang tersedia seperti; rames, soto, pecel,” katanya.
Mengenai hal tersebut, Zaenuri, wakil rektor II , membenarkan  bahwa kantin UMK masih kurang nyaman dan luas. Dia  mengusulkan kebutuhan riil tersebut dalam Rapat kerja (Raker) tahun anggaran 2015/2016. “Dalam Raker di Bandungan kemarin, saya sudah menyampaikan hal tersebut kepada pihak yayasan. Sekaligus mengusulkan gedung 2 lantai, dengan rician lantai 1 untuk kegiatan kemahasiswaan dan lantai 2 digunakan untuk kantin. Semoga tahun depan jika di setujui,  mungkin sudah terrealisasikan,” ungkapnya.

Reporter : Sidiq Permana
Editor     : Ulin Noor Baroroh
Powered by Blogger.