Nonton Bareng & Diskusi FILM "The Years of Blur" di Kudus 22 April

Baca Juga


 
Banner Nonton Bareng film Udin/Teguh Heri
Acara GRATIS untuk Umum SILAHKAN DATANG.

A.           Latar Belakang
Kematian adalah sesuatu yang pasti. Sesuatu hal wajar yang terjadi dan akan menimpa siapa saja yang memiliki nyawa. Hampir sembilan belas tahun silam, lebih tepat pada 16 Agustus 1996, wartawan BERNAS Fuad Muhammad Syafrudin alias Udin meninggal dunia di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Kematian Udin terbilang ganjil. Udin meninggal setelah dianiaya orang tidak dikenal pada 13 Agustus 1996 malam, di rumahnya dusun Samalo Jl Parangtritis KM 13 Patalan Bantul Yogyakarta.  Konon orang tak dikenal ini datang berlagak sebagai tamu, sebelum kemudian menghantam kepala Udin dengan sebatang besi. Udin mengalami cidera yang cukup parah pada kepalanya.
Keyakinan berbagai pihak, kematian udin ada kaitannya dengan berbagai berita yang ditulisnya di harian BERNAS. Namun dalam proses, tuduhan tersangka menghinggapi nama Dwi Sumaji alias Iwik. Penyidik berdalih terbuhuhnya Udin tak lain karena motif perselingkuhan. Namun skandal penyidik berhasil dibongkar pengadilan. Semakin jelas ini nampak seperti terjadi rekayasa dalam penanganan kasus Udin. Tidak ada keseriusan. Bahkan hingga saat ini, kasus pembunuhan Udin masih belum dapat diungkap dan belum jelas. Blur.
          Pembunuhan, ancaman dan teror kepada jurnalis memang tidak hanya dialami Udin. Tetapi kasus Udin menjadi menarik karena tidak ada niatan dari aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus ini. Bahkan wacana untuk menutup kasus ini, belakangan semakin gencar berhembus.
Sungguh suatu harga yang sangat mahal dalam upaya mencari celah dalam ruang komunikasi yang pengap untuk dapat mewartakan kebenaran. Banyak yang menggemborkan 16 Agustus 2014, merupakan batas kadaluarsa kasus Udin.
Perlu diketahui kasus ini tergolong pelangaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat. Pelanggaran HAM berat telah diatur dalam Pasal 53 UU 26/2000 tentang Pengadilan HAM. Dan tidak dikenal istilah kadaluarsa dalam kasus yang tergolong dalam pelanggaran HAM berat. Ini juga harusnya berlaku untuk penanganan kasus pembunuhan wartawan Fuad Muhammad Syafrudin. Kasusnya tidak dapat dinyatakan kedaluarsa apabila proses penyelidikannya dilanjutkan.
Berlatar tentang ketidakjelasan penanganan perkara dalam kasus Udin, Kami sebagai pegiat Pers Mahasiswa akan berusaha berpartisipasi aktif dalam mengawal kasus Udin. Melalui diskusi dan nonton bareng film “The Years Of Blur : Mencari #Keadilan4Udin di Negara Demokrasi” yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa yang tergabung dalam wadah Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota Muria yang akan mengajak beberapa mahasiswa dan masyarakat umum. Hal ini dimaksudkan selain ingin membantu mencari rasa keadilan bagi keluarga, juga tentunya ingin kasus ini menemui titik kejelasan demi kebebasan pers di negeri.

B.            DASAR KEGIATAN
1.    Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 alenia ke-1 dan ke-4
2.    Pasal 27, pasal 28, pasal 28 A sampai pasal 28 J, pasal 29, pasal 30, pasal 31, pasal 32,  pasal 33, dan pasal 34 UUD 1945
3.    Undang-Undang RI Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
4.    Undang-Undang RI Nomor 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.
5.    Program Kerja Pengurus Harian LPM Pena Kampus dan LPM Paradigma Tahun 2015

C.           NAMA DAN TEMA KEGIATAN
Nama dan tema kegiatan ini adalah Nonton Bareng & Diskusi FILM yang bertema
“The Years of Blur : Mencari #Keadilan4Udin di Negara Demokrasi.”

D.           WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal       : Rabu, 22 April 2015
Waktu                : 16.00 – 19.00 WIB
Tempat               : Auditorium Universitas Muria Kudus

E.  SEGMENTASI PESERTA
Nonton Bareng dan Diskusi FILM ini dimaksudkan bagi Anggota Lembaga Pers Mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dewan Kota Muria. Terdiri dari LPM Idea, LPM Bursa, LPM Ekonomika, LPM Fokus, LPM Terma, LPM Analisa, LPM Pena Kampus dan LPM Paradigma.
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus, Mahasiswa Universitas Muria Kudus, BEM Stikes Cendekia Utama, BEM Akbid Muslimat NU Kudus, BEM Stikes Muhammadiyah Kudus, BEM-U UMK, BEM-U STAIN Kudus, BEM F se-UMK, HMJ se- STAIN Kudus, UKM se-UMK dan UKM se-STAIN Kudus.

F.  PENGURUS PPMI DEWAN KOTA MURIA DAN PANITIA
STRUKTUR PENGURUS PPMI DEWAN KOTA MURIA
Sekjen                            : M. Agus Iqbal
Dewan Etik                   : Nilis   Zakiyah
Biro Umum                    : Shohabati, Ni’matul Husna
Advokasi                       : Sri Haryati, Edi
Media                            : Rohman, Sundari
Jaringan Kerja                : Husnin, M Lukman Ihsanuddin

SUSUNAN PANITIA
NONTON BARENG DAN DISKUSI FILM
The Years of Blur : Mencari #Keadilan4Udin di Negara Demokrasi
Sterring Commite
PU LPM Pena Kampus : Ali Ribowo
PU LPM Paradigma      : Diyah AyuFitriani
Organising Commite
Ketua Panitia                 : Ahmad Afandi
Sekretaris                       : Wahyu Dwi Pranata
Bendahara                     : Indah Fajril Nuril Aulia
           
Sie. Acara

Yaumis Salam,
Dewi Nilam Sari,
Uswatun Hasanah
LO

Izzatun Nada
Pubdekdok

Sidiq Permana,
Khoridatul Jannah
Teguh Heri
Konsumsi

Fuad Hasan, Eva Olivia
Faruq Hidayat
Ida Suayda
Perlengkapan

Achmad Muhtarom,
Khoirul Annas,
Rio Dewanto
Manun Nal Ahna
Humas

Bisri Mustofa

G. JADWAL KEGIATAN
RUNDOWN ACARA
NONTON BARENG DAN DISKUSI FILM
The Years of Blur : Mencari #Keadilan4Udin di Negara Demokrasi

No
Acara
Jam
Keterangan
1.
Registrasi
15.00-15.30
Kesekretariatan
2.
Musik atau pembukaan
15.30-16.00
MC dan Musik
3.
Pemutaran Film
16.00-16.40
Seksi Acara
4.
Pemaparan Narasumber
16.40-18.10
Seksi Acara
5.
Diskusi
18.10-18.40
Seksi Acara
6.
Penutupan
18.40-19.00
MC



Powered by Blogger.