Header Ads

Gambar1

Mahasiswa Baru, Kapan Anda akan Menyesal?

Baca Juga

Oleh Sakresna, penulis Kreatif dan mahasiswa TI UMK

DALAM Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata menyesal diartikan sebagaiperasaan tidak senang atau tidak bahagia. Dalam bahasa agamanya menyesal adalah sebuah kekeliruan yang dibuat manusia karena terlalu berharap tinggi sehingga akhirnya ia terjun bebas karena tidak mendapati apa yang ia inginkan. Sakit memang.  Maaf kalo penulis agamanya cetheksampai-sampai cuma searching aja diinternet guna memperdalam ilmu samawi ini.

dok. pekaonline
Kepada mahasiswa baru yang masuk beberapa hari yang lalu, ketika semangatmu menggebu-gebu untuk menang dalam setiap langkah menuju kampus kebudayaan (katanya).Kami katakan, itu adalah usaha yang bagus, nak. Tapi dunia ini tidak seperti permukaan kulit pacarmu yang mulus tiada cela. Kadang, ada saja lika-liku hidup yang membuatmu merasa menyerah di tengah jalannya.

Sebagai contohnya, ketika kau bangun pagi-pagi dan mandi untuk sesegera mungkin mencapai kampus, kau berdandan rapi dan wangi. Lalu kau pacu motor barumu yang keren tapi setelah sampai di depan kelas, kau hanya akan duduk klesotan di lantai kotak-kotak. 

Akhirnya menunggui dosen yang datang terlambat. Kadang-kadang mereka bahkan tidak memberi kabar jika tidak merangkat. Hingga esoknya kau baru menyadari ternyata ada tugas yang menantimu.

Kekecewaan acapkali datang melalui pemberian nilai yang dirasa tidak adil. Kita tidak tau di mana kekurangan kita dalam mengerjakan tugas-tugas, UTS atau UAS sekalipun. Perasaan semacam ini akan sering kita temui terlebih lagi saat si dosen menggunakan emosionalnya ketika mengetik nilai.

Ada cerita kekecewaan lagi ? anda bisa menuliskannya sendiri agar orang lain tau bagaimana perlakuan dosen kepada anda. Via Portalmuria.com

Kecewa itu terakumulasi hingga akhirnya dapat meledak. Sebagai manusia sejati mungkin anda akan berusaha memendam dan mengiklaskan apa yang telah terjadi. Ilmu iklas itu seringkali kita dengar di khotbah-khotbah jum’at. Andai saja, semua orang nurut perkataan pak ustadz tentu tidak ada rasa mual didada karena kecewa yang kian lama-kian menumpuk. Kekesalan (kecewa) itu bisa datang dari dosen kita sendiri, dari pelayanan birokrasi kampus yang ruwet, (baca juga : sistem entri KW Ruwet) dan  apalah-apalah yang kadang tidak disangka-sangka datangnya (red : kayak rizki saja yah, min).

Ketika kekesalan itu seperti tidak dapat ditahan lagi, lakukanlah beberapa hal yang bisa membuat anda lebih tenang. Misalnya dengan menghela nafas panjang, atau dengan senyum simpul saja. Menurut penelitian senyum dapat mengurangi stres yang diderita seseorang (red : ini tidak termasuk orang gila dipinggir jalan ya). 

Bila anda menjalankan saran dari admin maka kami tidak bertanggung jawab sepenuhnya kepada segala konsekuensi yang akan terjadi. Salam manis.
Powered by Blogger.