Header Ads

Gambar1

Sedikit Tentang Pram

Baca Juga

SAYA bukan anak sejarah dan bukan juga anak sastra. Saya kuliah di Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus, tapi saya penggemar sejarah, biar kelihatan keren dikalangan mahasiswa lainya aja.
lukisanmoses.files.wordpress.com
Saya suka sejarah dan saya tidak mau melupakan sejarah. Pramoedya Ananta Toer, siapa beliau? Mungkin anda sudah kenal dengan beliau atau baru kenal.
Kutipan inspiratif  Pram yang berkesan dan ada kata mahasiwanya yaitu “Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru – indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya." (Pangemanann, 39)
Ini juga biar kelihatan keren, hampir 90% dari kalangan mahasiswa tahu dan suka membaca karya Pram atau hanya biar kelihatan keren saja. Kalau penulis secara pribadi mengenal pram melaui buku yang saya pinjam dari perpus atau dari teman yang hobinya membaca. Seperti Tetralogi Buru (Bumi Manusia, Arus Balik, Jejak Langkah dan Rumah Kaca) dan gadis pantai. Walaupun belum habis saya baca, tetapi penulis saat menulis ini hanya bertujuan ingin mengenal Pram lebih dekat.
Pram orang yang tidak luwes dan tidak mudah bergaul sehingga terkesan sombong, tidak mudah untuk ketemu dengan Pram apalagi untuk diajak ngobrol, saat dia hidup pastinya. Itu terlihat dari cerita adiknya Soesilo Toer, ya pasti saat saya main ke rumahnya dan adiknya Pram itu bercerita.
Selain itu, pertanyaan kenapa Negara Indonesia bener bener takut Dengan Pram sampai karya-karya Pram dibakar oleh Angkatan Darat? Mungkin Pram merubah pemikiran kita tentang sejarah, Pram juga adalah seorang jurnalis reportase sejarah, Pram menyederhanakan elistis ilmu pengetahuan.
Karya yang paling penulis sekai adalah Gadis Pantai sisi perempuan, Arok Dedes juga paling bagus karena menceritakan bagaimana kudeta, buku pertama yang saya baca adalah  perempuan dalam kencraman militer, itupun atas atas dasar biat “keren”.

Pram Pembenci Kapitalisme?
Apakan benar, kata para pengagum Pram? Kalau Pram adalah sosok orang yang sangat benci dengan kapitalisme dan feodalisme, dan pramoedya menganggap bahwa Orde Baru adalah lanjutan dari kolonialisme.
Kita iyakan ajalah kata para pemuja Pram tersebut.
Bagi penulis ada satu hal yang jelas ada dalam diri Pram, yaitu satu kutipan Pramoedya yang sangat menginspirasi “orang boleh pandai setinggi langit, selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
Apa artinya? Pikir sendiri ya.

*) I.K Suro, mahasiwa Fakultas Teknik yang bercita-cita bangun pagi, kalau tentang Pram, dia mencoba bisa bangga dengan Pram saat membaca buku-bukunya.
Powered by Blogger.