Pemuda, dahulu dan sekarang

Baca Juga

Pak Karno pernah mengatakan "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia". Itulah ungkapan dari Presiden pertama kita yang menegaskan bahwa pemuda merupakan aset yang sangat penting bagi regenerasi kepemimpinan bangsa ini.
Istimewa
Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan pada suatu bangsa, pemuda lah yang dapat merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun  gagasan yang berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
Pemuda generasi sekarang sangat berbeda dengan generasi terdahulu dari segi pergaulan atau sosialisasi, cara berpikir, dan cara menyelesaikan masalah. Pemuda-pemuda zaman dahulu lebih berpikir secara rasional dan jauh ke depan. Dalam arti, mereka tidak asal dalam berpikir maupun bertindak, tetapi mereka merumuskannya secara matang dan mengkajinya kembali dengan melihat dampak-dampak yang akan muncul dari berbagai aspek. Pemuda zaman dahulu juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Pemuda sekarang seharusnya tidak mementingkan kesenangan pribadi, namun juga harus memikirkan dan mewujudkan bagaimana menjadikan bangsa dan negara ini menjadi bangsa yang kuat, berkarakter dan bijaksana dalam segala hal.(*)
Powered by Blogger.