Pahlawan Tak Harus Pejuang

Baca Juga

Sebagian besar masyarakat kita beranggapan bahwa sosok pahlawan adalah seseorang yang bersedia mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah air, seperti halnya yang tertuang pada materi-materi pelajaran sekolah dasar.. ketika munculnya pertanyaan, sebutkan nama pahlawan yang anak-anak ketahui ?
 
Istimewa
Pasti spontan mereka akan menjawab : Ir. Soekarno, Ki Hajar Dewantoro, M. Hatta, P. Diponegoro dll, yang berkaitan dengan perjuangan untuk mengalahkan kolonial pada masa itu guna merebut kemerdekaan bangsa. Image seorang pahlawan sudah kental dan mengakar di masyarkat bahwa pahlawan itu identik dengan perjuangan.

Hal itu dibenarkan tentuya, akan tetapi tak pejuang saja yang bisa disebut pahlawan, karena siapa saja bisa jadi pahlawan, bahkan mungkin diri sendiri adalah seorang pahlawan.

Mengapa tidak ?

Seorang pemulung/pemungut sampah, yang kotor, hitam dan dekil pun bisa menjadi seorang pahlawan, yang dengan senang hati pemulung tersebut mengambil sampah yang kita hasilkan setiap hari. Bayangkan saja jika tak ada pemulung didunia ini, berapa tumpukan sampah yang dihasilkan oleh satu manusia dalam sehari.

Itu adalah peran seorang pemulung, yang terkadang kita menganggap pekerjaan itu, sebagai pekerjaan yang kecil, namun peranannya begitu besar.

Selanjutnya Petani, guru, tukang pos, bahkan TKI mereka semua adalah pahlawan. Yang memberi kenyang perut kita, yang mendidik kita, yang mengantarkan surat dan paket penting kita, dan yang menjadi sumber devisa bagi negara kita, mereka adalah pahlawan.

Jadi berbaggalah,  jika kamu menjadi seorang anak petani, pemulung, guru, tukang pos bahkan TKI karena mereka adalah seorang pahlawan, kita hidup, tinggal dan dibesarkan oleh seorang pahlawan. Dengan kata lain orang tua kita sendiri bisa jadi seorang pahlawan.

Itu adalah pahlawan yang dengan mata telanjang kita bisa melihatnya dengan jelas. Akan tetapi ada pahlawan kecil yang kita sendiri tak bisa melihatnya, bahkan sering kali kita menginjaknya, terkadang kita malah ingin memusnahkannya.

Pahlawan itu adalah bakteri, dengan ukurannya yang kecil tak bisa dilihat dengan mata telanjang, harus menggunakan alat yang disebut mikroskop.

Mengapa bakteri pun bisa disebut sebagai pahlawan ?

Bakteri mempunyai kemampuan untuk bisa menguraikan sampah-sampah yang kita hasilkan tiap harinya untuk menjadi bahan organik sehingga bisa di serap oleh tanaman, karena bakteri merupakan agen dekomposer yang hebat. Dalam hitungan detik ia mampu memperbanyak dirinya menjadi puluhan bahkan ratusan.

Bayangkan bila tidak ada bakteri di dunia ini, berapa tumpukan juta ton sampah yang ada dibumi ini tak bisa diuraikan. Jika demikian pasti kita sudah berdiri di tumpukan sampah. Itulah sebabnya bakteri pun bisa kita sebut sebagai pahlawan kecil yang ada dibumi.

Itu adalah gambaran sederhana mengenai sosok pahlawan yang ada di bumi. Bahwa makna dalam sebuah kata pahlawan tak hanya sebagai pejuang, tapi juga sebagai sosok berpahala yang perbuatannya berhasil bagi kepentingan orang banyak. Perbuatannya memiliki pengaruh terhadap tingkah laku orang lain, karena dinilai mulia dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat bangsa atau umat manusia.

 Penulis : Ayu Megawati
Powered by Blogger.