Header Ads

Gambar1

TEATER TIGA KOMA DAN BASECAMP BARU

Baca Juga

Ada apa dengan tiga koma, Teater Kampus FKIP UMK?.

TEATER yang terbentuk ditahun 2007 sekarang telah memiliki tempat persinggahan kedua (basekamp nya di luar kampus). Wadah seni teater mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu  Pendidikan pada mulanya satu atap dengan BEM FKIP yang terletak di sebelah timur gedung R (Djarum). “Berdasarkan Surat Keputusan dari pihak kampus dan yayasan, sampai saat ini basecamp kita tercatat memang satu ruangan dengan BEM FKIP.” Tutur Miftahul Umam, ketua teater 3 koma yang sedang kuliah di Program Studi PGSD.
Basecamp Teater tiga koma FKIP UMK yang baru - Izzatun Nada
Ruangan BEM FKIP yang dinilai masih kurang optimal untuk dimanfaatkan sebagai basecamp dari teater tiga koma, mendasari mereka untuk berpikir ulang menemukan tempat persinggahan baru. Pasalnya, ruangan BEM FKIP yang memiliki luas tak lebih dari 6x6 meter persegi kala itu harus dibagi untuk 4 ormawa lainnya seperti PBI (Pendidikan Bahasa Inggris), BK (Bimbingan Konseling), PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) dan BEM FKIP itu sendiri. Sementara itu, teater tiga koma membutuhkan ruang yang luas untuk peralatan dan ruang diskusi pementasan. Kepada Redaksi Pena Kampus (1/11) Umam juga menambahkan bahwa mereka terkadang harus saling mengalah ketika akan mengadakan rapat atau kegiatan di basecamp namun berbarengan dengan kegiatan rekan lainnya.

Sebelumnya, keinginan untuk memiliki ruangan tersendiri sebagai basecamp dari tiga koma telah lama diajukan kepada pihak Universitas. Akan tetapi, respon yang didapat selalu sama dan menemui proses yang berbelit-belit.  Selalu dalam tahap diupayakan dan belum terealisasi hingga sekarang. “Jika dibilang pindah, saya rasa tidak. Kami masih menempati BEM FKIP. Hanya saja, sementara waktu kami memiliki tempat di luar kampus untuk beraktivitas dan menaruh peralatan teater”  ujar mahasiswa PGSD semester 5 itu. Basecamp baru teater tiga koma ini terletak di dukuh Singopadon, Singocandi Kudus. Mereka mulai menempati rumah barunya sekitar bulan Agustus 2015 kemarin, usai lebaran. Sebelum ditempati sebagai tempat singgah kedua, ruangan yang dipakai tiga koma ini merupakan rumah kosong dari salah satu anggotanya.

 “Untuk sementara waktu, kita menempati yang di Singopadon. Tetapi latihan Kita masih dikampus. Kita juga sudah nembung ke BEM Universitas mohon bantuan, katanya diusahakan nanti dapat gedung di sebelah selatan masjid Darul Ilmi UMK. Semoga”  pungkasnya.

Penulis                 :Izzatun Nada
Editor                  : Wahyu Dwi Pranata
Powered by Blogger.