Dinding Pembatas

Baca Juga

Bukan tombak, kini senjatamu
Bukan perang, kini caramu
Merobohkan dinding-dinding pembatas,
yang dibangun diantara adam dan hawa
Terikat budaya patri arkhi
Dentuman gong terpukul gejolaknya lara
Suaranya mendunia
Mampu meretakkan bahkan merobohkannya
Lewat tulisan mampu membuka mata dunia
Memancarkan sinarnya agar dapat jelas terbaca
Bahwa wanita butuh kelayakan jiwa dan raga
Bahwa wanita butuh coretan-coretan pena
Bahwa wanita juga dapat berkarya dan memimpin dunia
R.A Kartini . . .
Jasadmu telah mati,
jasamu akan selalu kekal abadi
Terbalut di hati setiap wanita
Terhirup bersama udara
Mengalir di seluruh raganya
Berjuang tanpa lelah membuktikan kita bisa
Bukan dapur lagi tapi, dunia tempat kita
Tapi, kewajiban tak akan pernah melupa

Kudus, 25 September 2015

Dwwl
Powered by Blogger.