Header Ads

Gambar1

Mengintip persiapan Pemilu Raya

Baca Juga

PEMIRA (Pemilu Raya) yang pertama kali di Universitas Muria Kudus akan dilaksanakan pada 2 Juni 2016. Pemilu yang akhirnya disetujui nantinya akan memilih presiden BEM Universitas dan Presiden BEM Fakultas secara serempak di Lapangan Basket UMK. Karena mekanisme yang seharusnya juga ada DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) sebagai pelengkap pemilu ini, DPM diganti dengan opening Recruitment untuk 2-3 delegasi dari setiap BEM Fakultas untuk menjadi Petugas KPU. Berasas dari paham demokrasi yang dipegag teguh oleh Republik Indonesia, maka hal ini juga dirasa cocok untuk pelaksanaan PEMIRA. Sehingga, pemilihan yang transparan dan prosesnya dapat diawasi langsung oleh semua mahasiswa, tidak seperti pelakasanaan Kongres seperti tahun lalu.
Ilustrasi Pemilu (istimewa)
Tahap bulan Mei 2016 ini adalah penyaringan bakal calon presiden BEM Universitas, agar pada pelaksanaan PEMIRA masing-masing dari BEM Fakultas sudah siap. Ira, selaku wakil Presiden BEM FKIP menyatakan bahwa BEM-nya sudah 50% mempersiapkan untuk PEMIRA. Sementara Ia berharap Presiden yang akan terpilih nantinya adalah sosok yang bertanggung jawab. “Yang penting tanggung jawab dan amanah. Itu udah cukup.”imbuh mahasiswi prodi Bahasa Inggris ini. Begitu juga dengan Alan, ia tak mau mengintegrasi siapa presiden BEM selanjutnya. “Siapapun itu, asal memenuhi syarat. Ya monggo.” ujar Presiden BEM Hukum ini.
Mahasiswa hukum semester 6 ini menuturkan bahwa mempersiapkan PEMIRA sebesar 80% dalam hal administrasi dan pendanaan. Pihak BEM-nya juga akan mengikuti ketentuan dari BEM Universitas secara online. Ia berpesan kepada BEM Universitas ke depan semoga semakin baik, agar terjalin komunikasi antara Dikti, BEM Fakultas dan juga UKM-UKM sehingga kegiatan tak saling bertabrakan. (Amr/wahyu/peka Online)
Powered by Blogger.