Header Ads

Gambar1

Kidung Kala Senja

Baca Juga



Musikalisasi puisi M. Ulul Azmi berkolaborasi dengan CongDut Gak Teter (Foto:Agis)

Semarak ramadhan ini Forum Apresiasi Seni dan Budaya Kudus kembali menggelar pagelaran seni dan sastra. Dimeriahkan oleh tiga penyair dan juga CongDut Gak Teter FASBuK mencoba menghibur para penonton menjelang buka bersama di Auditorium UMK (29/06).

Mengenang Sastrawa Kudus Yudhi MS lewat teman dekatnya
Pertunjukan seni dan sastra kemarin juga untuk memperingati dan mengenang salah satu sastrawan Kudus yang telah berpulang ke rahmatullah Yudhi MS. Sebagai sastrawan Kudus juga salah satu pendiri Keluarga Penulis Kudus banyak sastrawan lain yang merasa kehilangan atas kepergiannya. “Acara ini juga untuk mengenang Yudhi MS sastrawan Kudus, harapannya semoga banyak penyair muda bisa lebih mengembangkan sastra dan melanjutkan perjuangan bung Yudhi MS,” tutur Dennis vokalis CongDut Gak Teter ketika ditanyai oleh pembawa acara.

Penampilan CongDut Gak Teter (foto: Sasha)
Dengan mengambil tema “Kidung Kala Senja” FASBuK mencoba membawakan suasana pertunjukan seni dan sastra seperti senja di sore menjelang buka bersama. Acara di buka dengan penampilan dari CongDut Gak Teter kemudian disambung dengan musikalisasi puisi oleh beberapa penyair muda seperti Mamad Pony yang juga lurah dari Teater Satosh, Ruly Rahmandani seorang aktor yang aktif di dunia seni peran teater dan M. Ulul Azmi pendiri Teater Dewa Ruji. Secara bergantian mereka menghibur para penonton.

Yang menarik dari pertunjukan seni dan diskusi ini adalah adanya grup CongDut Gak Teter (Kroncong Dangdut Gabungan Keluarga Teater). Dengan konsep perkawinan musik genre kroncong dan dangdut CongDut Gak Teter mencoba menampilkan sesuatu yang berbeda dari kesenian khas Indonesia itu. “Berawal dari pertunjukan komunitas teater di UMK kami berinisiatif untuk mendirikan group musik CongDut ini,” tutur dennis. (Thata)
Powered by Blogger.