Header Ads

Gambar1

UMK; Kembangkan Seni Lewat Peksimida

Baca Juga

Beberapa Mahasiswa UMK menarikan tari kretek dalam Pembukaaan Peksimida ke 13 di Auditorium 
(28/07) Universitas Muria Kudus(UMK), didaulat menjadi tuan rumah Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah ke 13. Terdapat beragam lomba yang menjadi rangkaian dari Peksimida diantaranya, Fotografi, Lukis, Desain, Poster, Komik Strip, Vocal Group,  Solo Vocal (Dangdut, Pop, Keroncong, dan Seriosa), Tari, Baca Puisi, Penulisan Cerpen, Penulisan Lakon, dan Penulisan Puisi. Akan tetapi hanya dua lomba yang diadakan di UMK, yaitu baca puisi dan penulisan karya sastra. Sementara bidang perlombaan yang lain, terbagi di beberapa perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Peksimida merupakan ajang bagi mahasiswa untuk mengasah dan mengembangkan kemampuannya  dalam bidang seni di tingkat daerah. “Peksimida ini merupakan ajang persiapan daerah untuk menuju peksiminas di kontingen Jawa Tengah, selain itu juga untuk meningkatkan minat dan bakat mahasiswa terhadap seni,” tutur Hendy selaku ketua panitia Peksimida UMK. Nantinya Peksimida yang juga diadakan di daerah lain, akan mewakili masing-masing provinsinya untuk melaju ke peksiminas tingkat nasional. “Rencananya, pemenang dari Peksimida akan mewakili daerahnya (Jawa Tengah), untuk berlaga di jenjang peksiminas yang akan diselenggarakan di Universitas Halu Oleo Kendari, Oktober mendatang,” tambahnya. 

peka online
Acara yang dibuka pada pukul 08:00 WIB ini, diikuti sekitar 129 peserta dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jawa Tengah. Dua lomba dengan 5 tangkai lomba yang diadakan di UMK, terpisah dalam beberapa lokasi diantaranya, baca puisi putra bertempat di auditorium UMK, baca puisi putri bertempat di gedung rektorat lantai 4, menulis puisi bertempat di gedung FE lantai 2, menulis lakon bertempat di gedung PGSD lantai 2, sementara untuk lomba menulis cerpen bertempat di gedung MM lantai 3.

Dalam lomba ini, setiap Perguruan Tinggi  mengirimkan satu perwakilan lomba untuk satu jenis  perlombaan. UMK sendiri mengikutkan mahasiswanya dalam semua ajang perlombaan kecuali lomba Solo Vocal untuk Seriosa, hal ini dikarenakan kurangnya sumber daya manusia dibidang tersebut. Beberapa perguruan tinggi lainnya juga mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam ajang bergengsi ini, Anik misalnya, ia mengaku telah melakukan persiapan matang untuk bersaing di Peksimida. “Dari pihak kampus sebenarnya sudah lama melakukan persiapan yaitu sejak bulan Mei lalu, namun pemberitahuan Peksimida baru ada satu bulan sebelum lomba dilaksanakan” jelas peserta asal UPGRIS itu.

FAKTA/IN
Powered by Blogger.