Header Ads

Gambar1

Melestarikan Tari Tradisional

Baca Juga


Suasana diskusi dalam acara FASBuK yang dipimpin langsung Ketua badan Pekerja FASBuK Arfin AM

Sebagai upaya melestarikan budaya dan sastra perlu langkah yang tepat dan konsisten dalam menjalankannya. Senin malam (29/8) di auditorium UMK menjadi salah satu buktinya. hitu menampilkan performance terbaiknya. Dengan Tema berbeda setiap bulannya Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang di dukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menggelar pertunjukan rutin sastra dan budaya. Dengan bertemakan Gemulai, acara tersebut di isi dengan bakat seni dan kreatifitas anak muda di bidang dance modern, puisi dan juga tari tradisonal.

Siswi-siswi dari  SMK Raden Umar Said (RUS) dengan Tarian Terbangnya  memulai acara tersebut. Diwakili 6 personil menampilkan Tari terbang asli kreasi Kudus. Sekilas tentang Tari Terbang yang dibawakan RUS mempunyai makna seperti pentingnya menghormati leluhur, menjaga silaturahim, serta beriman kepada Allah SWT

Sementara itu Sofyan Affandi, Revanna N, A’an Hariyanto, Laura Silvi A, Junior Class secara bergantian menampilkan bakat mereka masing-masing dalam bentuk pembacaan puisi, tari tradisional, dan dance modern.

Tak terkecuali si kecil Laura Silvi A. dan Junior Class meskipun dengan tipe tari yang berbeda  sama-sama mendapat tepuk tangan yang meriah dari para penonton. Laura Silvi dengan tari ayu tradisonalnya membius ratusan penonton yang memadati Auditorium UMK. “Penampilan tari tradisional yang kecil tadi sangat bagus, meskipun ia kecil tetapi sangat gemulai dan menghayati setiap gerakan tarinya. Mungkin ini bisa menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak lainnya dalam upaya melestarikan budaya tari tradisional,” ungkap Thata Achmad salah satu penonton dari ratusan penonton yang hadir pada acara tersebut.

“Saya belajar tari sejak kelas tiga SD dari guru saya di sekolah dan sekarang saya kelas enam jadi sudah 3 tahun saya belajar tari,” tutur Silvi ketika menjawab pertanyaan dari penonton pada saat diskusi yang dipimpin langsung Ketua Badan Pekerja FASBuK Arfin AM.

Patut dinantikan edisi selanjutnya yang lebih awal dari biasanya. Pada tanggal 8 Sepetember FASBuK kembali hadir dengan pertunjukan yang mungkin lebih asyik lagi. (AM/Peka Online)
Powered by Blogger.