Bedah Buku, Adji Watono Ajak Mahasiswa Miliki Jiwa Sukses Lewat “3 BIG”

Baca Juga

(doc.pena kampus online)
Adji Watono atau yang akrab dipanggil Adjie, merupakan salah satu pebisnis sukses di Indonesia yang berawal dari kesederhanaan. CEO Founder Dwi Sapta ini, lahir dari keluarga sederhana di daerah Nganguk kota Kudus. Meskipun dengan kondisi keuangan yang pas-pas an, Adji tetap memberanikan diri untuk bermimpi besar.

Berawal dari jadi tukang foto yang di kirim ke Jerman, Adji mulai menyusun perwujudan mimpinya secara perlahan hingga menjadi boss advertising seperti sekarang. Jatuh bangunnya meraih mimpi besar ini, tertuang dalam buku biografi populer  yang berjudul “Kisah Sukses Tukang Foto Menjadi Boss Advertising”. Buku tersebut ditulis oleh Agung Adiprasetyo, COO dan CEO Kompas Gramedia 2005-2015.

Demi menularkan semangat juang meraih kesuksesan, Adjie bersama crew menggelar acara Road show bedah buku “Kisah Sukses Tukang Foto Menjadi Boss Advertising”, yang salah satunya diselenggarakan di Universitas Muria Kudus (UMK). Acara bedah buku tersebut dihadiri pula narasumber dari civitas akademika UMK, Mila Roysa (Kaprogdi PBSI) dan Muhammad Iddris sebagai pembedah konten buku. Melalui buku biografinya Adjie mengajak mahasiswa sebagai generasi emas untuk mengikuti jejaknya bahkan bisa lebih sukses lagi. “Melalui buku ini, saya ingin mahasiswa bisa mengikuti jejak saya. Saya ingin lihat nanti berapa banyak orang sukses yang akan lahir dari Kudus”.  Ia juga menekankan 3 hal penting untuk meraih sukses dan telah dibutikannya “ Ada tiga kunci yang harus dipegang, yaitu 3 BIG. Big Dream, Big Thinking, and Bing Action. Mimpi besar, berpikir besar, action harus besar,” tambahnya.

Sempat menyinggung pengorbanan dalam ia memulai bisnis, pria kelahiran 1950 ini menegaskan pentingnya networking dalam berbisnis. “Netrworking itu penting, kita butuh jejaring sejak awal merinti bisnis. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Seperti saya dulu, saya ingin sukses dan kaya maka saya kumpul dengan orang-orang Djarum. Dari kalangan  bawah sampai atas, sampai akhirnya saya dapat tawaran tukang foto smapai ke Jerman. Siapa yang menduga kalau saya akhirnya sampai jadi bos advertising,” terangnya.
Adji Watono menggelorakan semangat bisnis pada peserta bedah buku

Acara yang berlangsung di Aula Masjid Darul Ilmi UMK ini, diikuti oleh mahasiswa UMK dan kalangan umum (5/10). Menurut Agung, Langkah paling mudah untuk menjadi sukses ialah tentukan goal setting. “Kamu harus punya goal setting dan ukuran keberhasilan. Setelah kita tahu tujuan kita apa, maka kita juga harus percaya bahwa kita bisa. Kita harus percaya dulu, baru membuktikannya. Bukan membuktikannya dulu baru percaya. Jangan pula meremehkan ide sederhana, make it simple dan tidak membunuh ide kita dengan kata-kata sulit, tidak mungkin. Kita adalah pelukis masa depan kita sendiri” kata pria kelahiran semarang 1958 itu. Hal ini dipertegas oleh Adjie, “Intinya apapun profesi yang dikejar tetap harus fokus dan jadi nomor satu. Jika ada persaingan itu wajar. Sebenar-benarnya persaingan itu hanya ada dua, nomor satu atau dua. Nomor tiga dan seterusnya hanyalah bayangan. Dream it,  Believe it, Achieve it.” Jelas Adji. (IN/Thata/Peka Online)
Powered by Blogger.