Header Ads

Gambar1

Kreatif Memanfaatkan Peluang di Acara Wisuda

Baca Juga

Foto : salah satu mahasiswa sedang
berjualan saat acara wisuda/Fitria
Pena Kampus - UMK (19/10) diramaikan dengan acara wisuda sarjana dan pascasarjana dari seluruh fakultas. Wisudawan dan wisudawati turut membawa keluarga masing-masing. Sehingga, kampus UMK penuh sesak dengan kendaraan dan manusia.
Wisuda tidak hanya disambut baik bagi para wisudawan dan keluarganya, namun juga sebagian mahasiswa menyambutnya dengan caranya masing-masing. Selain itu, wisuda dapat dijadikan juga peluang bagi sebagian mahasiswa untuk berkarya dan menghasilkan rupiah.
Salah satu mahasiswa yang mampu melihat peluang di tengah keramaian acara wisuda UMK ke-57 ditunjukkan oleh Ichda, seorang mahasiswi akuntansi semester lima.
Dengan modal patungan, Ichda dengan ketiga temannya yang memiliki latar belakang berbeda mendirikan bisnis kecil-kecilan. Tepatnya di depan perpustakaan F. Ekonomi, mereka mendirikan stand dagangannya. “Kalau kita jualan es campur, rujak, jilbab, dan meja belajar kecil,” kata Ichda.
Ide awal untuk berdagang berasal dari pengalamannya. “Awalnya dulu aku pernah datang di acara wisuda, penuh dengan orang-orang, entah dari para wisudawan itu sendiri maupun dari anggota keluarga dan kerabatnya, lalu aku melihat peluang usaha disana. Kenapa aku nggak jualan saja ketika wisuda,” jelasnya.
Peluang usaha di balik acara wisuda juga dapat dilihat oleh Kelompok Kajian Ekonomi Syariah (KKES). Wisuda kali ini dijadikan sebagai implementasi dari salah satu program kerjanya. “Jadi, kita ada program kerja bisnis islam untuk Departemen Bisnis Islam, lalu ada anggota yang lain yang mengusulkan pelaksanaan Progja yaitu ketika wisuda. Dan dengan peluang yang ada, kami memanfaatkannya,” tutur Lisa Andriani, salah satu anggota KKES.
Mereka dalam menjual barang dagangan tidak selalu laris dan berjalan lancer. “Untuk menjual snack bucket, kami agak kesusahan karena ini baru yang pertama kalinya, namun untuk penjualan bunga flannel lebih banyak peminatnya, namun di tahun depan kami akan mencobanya lagi,” harap Lisa dkk.
Dalam melaksanakan usaha perlu ada perjuangan dan kejelian dalam melihat peluang. Untung rugi merupakan hal yang biasa.  Seharusnya, hal tersebut dijadikan motivasi untuk terus mencoba hingga meraih kata SUKSES dan tetap mempertahankannya. (DEL)

Powered by Blogger.