Header Ads

Gambar1

Perbanyak praktek dan Tinggalkan Copy-Paste !

Baca Juga

Saifuddin, Wisudawan IP terbaik UMK 2016
Pena Kampus-Perkembangan dan kecanggihan Teknologi di abad-21ini sudah tidak diragukan lagi. Semua kalangan masyarakat dari anak kecil saampai orang tua,pedagang, akademisi bahkan tukang becak sudah asyiknya merasakan kecanggihan gadget. Begitu pula seorang mahasiswa, mereka akan mudah memanfaatkan kecanggihan internet untuk memenuhi kebutuhannya. Namun dewasa ini, apakah para mahasiswa mampu menggunakannya dengan benar?
Apa yang tak bisa kita cari didalam internet? Segala jenis kebutuhan dalam hidup akan secara instan kita dapatkan. Begitu juga dengan tugas dibangku kuliah. Dari artikel, slide ppt, pemograman bisa kita copy-paste secepat mungkin. Apalagi jaringan Wifi sudah mudah dan ada dimana-mana. Hal ini bukanlah kesalahan teknologi, karena tak dipungkiri semakin zaman bertambah teknologipun demikian. Namun, dampak copy-paste yang sering dilakukan mahasiswa justru akan mengungkung pengetahuan dan mematikan daya berfikir. “Biasanya mahasiswa akan malas menganalisis dan memahami mata kuliah yang sedang diajarkan. Dan fatalnya adalah sama sekali tak tahu apa yang sedang dipelajari.”imbuh Syafiuddin, mahasiswa asal MA NU TBS yang bermukim di Peganjaran ini. Dia benar-benar merasakan manfaat meninggalkan copy-paste secara mentah-mentah dalam mengerjakan tugas kuliahnya. Tidak hanya itu, mahasiswa progdi SI ini juga memperbanyak praktek agar semakin faham dan menguasai matakuliah.
Copy-paste memang tak dapat kita hindari, meskipun begitu kita tidak harus serta merta mencopy semua data dari internet. Kita bisa memanfaatkannya sebagai referensi saja lalu mengembangkan ide kita sendiri. Apabila hal ini bisa ditanamkan pada semua program studi, maka potensi-potensi unggul akan muncul dan bisa membantu teman-teman yang lain agar lebih maju. Kemandirian juga diperlukan. Tidak hanya mahasiwa yang nyambi bekerja yang disebut mandiri. Tapi mandiri dalam berfikir. “Tidak sekedar teori saja, namun praktek dan praktek jauh  lebih penting. Ini membuat mahasiswa jauh lebih mandiri”tambah mahasiswa yang menjadi asisten dosen selama tiga semester ini.(kupuputih)
Powered by Blogger.