Mempertanyakan Identitas Bangsa Hari Ini

Baca Juga

Pena Kampus-Berbicara kembali mengenai medi social atau pengguna internet yang saat ini sudah semakin membludak. Pengguna seakan terlena dan termanjakan dengan fasilitas yang telah tersedia. informasi yang didapat harus pintar memilah antara informasi yang baik dan informasi yang buruk.
Doc. Peka

Di gedung rektorat Lt.4 telah dilaksanakan seminar dengan tema “Media dan Kebudayaan Mempertanyakan Identitas Bangsa Indonesia Hari ini”. Dengan narasumber Prof.Dr.Agus Maladi Irianto, MA beliau merupakan Sastrawan dan guru besar sastra Undip. (08/4) dengan dibukanya Seminar melalui sambutan dari Drs. Sucipto. M.Pd, Kons mengawali jalannya acara. Seminar berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Acara tersebut dikoordinir oleh mahasiswa dari fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Peserta seminar media dan kebudayaan ini diikuti oleh 80 mahasiswa  dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Kegiatan ini dilakukan “agar mahasiswa lebih bijak dalam menyaring informasi yang ada di situs internet” candaan dari Bapak Ahsin.
Dalam jalannya seminar Media dan Kebudayaan, Prof.Dr.Agus Maladi Irianto, MA memutarkan 2 film yang berdurasi cukup panjang. didalam film tersebut tersurat makna yang berbeda. Film yang pertama berisi sebuah dokumenter singkat bahwa saat ini Indonesia sudah dimanja oleh gaya hidup yang glamor (mewah), hal itu disebabkan oleh beberapa factor. Dimana factor teknologi atau medi sangat berpengaruh. Saait ini Indonesia merupakan peringkat ke 4 pengguna internet Asia. Media dan social saling berpotensi. Mengenai masalah tersebut bagaimana kesejahteraan genesasi masa yang akan datang??
Sedangkan film yang kedua berisi bagaimana perjalanan hidup seorang profil yang arif. Setelah penjelasan dari Bapak Agus tersebut peserta seminar seakan tersadar bahwa profil tersebut adalah gambaran bagaimana kehidupan yang dijalani narasumber saaat lampau.
Rasa hening dan harupun tergambarkan, banyak mahasiswa yang tidak sungkan untuk meneteskan air mata. Karena lagu yang disampaikan lewat film tersebut adalah lagu ayah. Seminar tersebut menjadi lebih fleksibel ketika moderator mengizinkan semua pesertanya unruk bernyanyi bersama-]sama menyanyikan lagu ayah.
Disaat sesi Tanya-jawab salah seorang mahasiswa PGSD bertanya “Apakah Agama seseorang merupakan sumber dari sebuah kebudayaan? “Secara cultural bentuk-bentuk religious masyarakat atau seseorang mempercayai penciptanya itu adalah suatu kebudayaan. Hal itu merupakan hakikat manusia kepada tuhanNya. Sesorang yang memiliki rasa sayang yang besar terhadap sang pencipta maka sesorang itu akan memiliki rasa pruralisme yang amat baik” jawab Bapak Agus
“Sajian jalannya seminar ini sangat baik, waktu yang dijanjikan juga sangat tepat. Hal itu membuat saya merasa nyaman” sautan dari peserta mahasiswa PGSD menjelang detik-]detik seminar selesai. Harapannya semoga setiap seminar diberikan ruang yang cukup seperti seminar ini, perserta sangat nyaman karena pesan yang disampaikan juga tersirat serta mahasiswa terasa hanyut dalam  jalannya suasana. Sautan dari mahasiswa PBSI. (Firdo/Pena Online)


Powered by Blogger.