Header Ads

Gambar1

NGABUBURIT ASYIK 2017

Baca Juga

Pena Kampus, UMK - Bertepatan pada hari ke 17 Ramadhan, Fasbuk mengadakan pertunjukan musik, puisi dan diskusi di Auditorium Universitas muria Kudus. Acara bulanan ini diadakan sebagai bentuk penghargaan, penghormatan dan pelestarian sastra dan budaya di Kudus.

Acara yang menampilkan Drifarrosa Aisy AAM, Aprillia Kurniawati, Fitriana Sari, Nian Aviani, Aan dan Yahya ini memukau seluruh penonton. Selain sebagai bentuk pelestarian sastra dan budaya, fasbuk juga mencoba menampilkan bakat-bakat kreatif anak muda.
Ketika kita berbicara soal pemuda pasti dibilang semangat mencari ilmu ,kegiatan dan lain sebagainya. Mengapa begitu? Karena dalam masa pemuda ini terkenal intelektualitas yang tinggi, muncaknya sebuah energi sebagai generasi penerus bangsa. ini terdapat di jiwa pemuda. Apalagi sudah statusnya mahasiswa ini mempunyai nilai plus bagi kita semua, sebab anda disebut mahasiswa maha atas kesiswaan anda, orang - orang yang beruntung atau pilihan. Maka dalam ruang lingkup kampus ini ada banyak kegiatan melalui organisasi entah organisasi dalam kampus maupun luar kampus. Nah yang kali ini adalah organisasi luar kampus para pemuda yang berjiwa sastra maupun seni bahkan budaya di kudus  bisa bersatu untuk membuat dalam suatu kegiatan seperti Fasbuk ini,” tutur Adib sebagai narasumber dalam forum diskusi.

Dengan tema ngabuburit asyik dirasa sangat tepat. “Karena didalamnya ada suatu acara yang asyik juga tidak hanya duduk nongkrong, tapi lebih sekedar apa yang telah diangankan dari seseorang yang telah biasa dalam ngabuburit, inilah sebenarnya ngabuburit yang bermanfaat dan kalau ada niatnya dapat pahala juga. Dalam acara tersebut membuka acara dan didiringi dengan alunan lagu dan musik yang merdu bahkan ada akustikan juga. Sambil menunggu adzan untuk berbuka bersama. Diisi dengan puisi  setelah itu istirahat di lanjut buka bersama dan pembagian takjil di mulai. Ketika berbuka pun diiringi musik religi. Kemudian yang unik dari kegiatan ini adanya pantonim yang menceritakan sebuah kehidupan dibulan puasa dan menampilkan nilai - nilai budaya kita.” Ungkap salah satu panitia Fasbuk (Rif’an/Erwin/Peka Online)
Powered by Blogger.