Header Ads

Gambar1

Pendewasaan (Puber) Anak Sebelum Waktunya

Baca Juga

Kedewasaan adalah sebuah fase yang akan dilalui oleh setiap makhluk hidup, ketika mereka telah sampai pada usia yang semestinya, tak terkecuali manusia. Bila manusia telah memasuki fase kedewaasaan, maka segala sesuatu yang mereka lakukan menjadi lebih efektif. Mereka diharapkan mampu untuk mempertimbangkan dan memperhitungkan dengan tepat segala sesuatu yang mereka atau orang lain lakukan. Selain itu, secara biologis fase dewasa merupakan fase dimana seluruh bagian tubuh  mencapai puncak kematangannya. Hal ini ditandai dengan terjadinya pubertas pada mereka.

Foto: Istimewa

Namun, di era modern ini diperlukan adanya pengkajian ulang tentang berbagai masalah yang muncul dari masa pubertas oleh remaja masa kini. Misalnya saja, fase pubertas di usia lebih dini. Hal-hal yang mereka alami pada saat ini sebagian kecil telah mengalami perubahan jauh berbeda dengan apa yang pernah dialami oleh orang tua mereka. Sekarang ini telah muncul berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan pubertas remaja. Meski pengaruhnya kecil namun, bila dibiarkan  tanpa ada penanganan lebih lanjut, hal tersebut dapat menyebabkan momok yang akan merugikan mereka dan terlebih orang tuanya sendiri.
Perkembangan pubertas yang dialami oleh remaja, tentunya tidak berjalan secara otomastis begitu saja. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan pubertas pada diri remaja. Faktor-faktor tersebut mengakibatkan pertumbuhan hormon yang berlangsung di dalam tubuh menjadi terganggu, beberapa faktor yang mempengaruhi hormon seseorang tumbuh dengan cepat diantaranya:

Makanan
Pada era yang semakin modern dengan berkembangnya teknologi, makanan tidak luput dari pengaruh yang dibawanya. Sekarang ini banyak sekali makanan untuk anak-anak yang mengandung zat-zat kimia. Dalam jangka pendek, makanan yang seperti ini tidak atau belum berpengaruh banyak bagi orang yang memakannya (terutama anak-anak), namun dalam jangka panjang makanan seperti ini memiliki pengaruh negatif yang tidak pernah kita duga.
"Bahan kimia bisa juga (menyebabkan pubertas dini) kalau mempengaruhi otak dan hormonnya terganggu," jelas dr Aditya Suryansyah Semendawai, Sp.A, (detikHealth).

Studi yang dilakukan Dr Maria Wolff dan rekannya dari Mount Sinai School of Medicine, menemukan bahwa efek bahan kimia tertentu yang ditemukan dalam berbagai macam produk sehari-hari, seperti cat kuku, kosmetik, parfum, lotion dan sampo, menunjukkan hubungan langsung dengan pertumbuhan dini payudara dan pengembangan rambut kemaluan pada anak perempuan.
Pubertas dini dapat disebabkan oleh nutrisi anak yang lebih baik sehingga perkembangan fisiknya juga jadi lebih cepat. Selain itu, jika sudah terpapar tayangan yang memancing gairah seksual sejak dini juga dapat memicu anak lebih cepat matang secara seksual," kata Dr. Nugroho Setiawan, MS, Sp.And spesialis andrologi dari RS Fatmawati (detikHealth)

Zat-zat yang mempengaruhi perkembangan pubertas remaja adalah zat-zat yang dapat mempercepat pertumbuhan hormon di dalam tubuh sehingga berpengaruh pada pubertas remaja.

Terlalu bayak rangsangan
Jika kita tinjau kembali sebagian besar industri hiburan memiliki dampak buruk bagi pertumbuhan anak. Banyak dari mereka tidak memperhatikan aspek-aspek sosial yang baik terutama bagi anak, mereka sengaja melakukan hal tersebut karena faktor tuntutan mengutamakan rating yang tinggi. Dengan demikian, sangat jelas bahwa semuanya memang tergantung pada peran orang tua  untuk membimbing anak mereka.

Dalam beberapa media, seperti televisi dan internet terdapat konten-konten khusus (Dewasa, kekerasan, dll.) yang tidak sesuai bahkan bertolak belakang dengan kondisi remaja. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan psikis seorang remaja. Beberapa remaja mungkin akan meniru, bahkan menganggap hal tersebut sebagai sebuah perilaku yang harus mereka lakukan meskipun, mereka tidak tahu bahwa perbuatan tersebut benar atau salah.
Tidak bisa dipastikan terkait bagaimana efek yang ditimbulkan akibat faktor ini, karena semuanya tergantung kepada anak itu sendiri. Bila mereka pandai membedakan antara hal yang baik dan hal yang buruk bagi mereka, tentunya orang tua tidak perlu terlalu khawatir, namun bila tidak demikian maka kembali lagi bahwa kerugian ditanggung oleh anak dan orang tuanya.

Lingkungan
            Pergaulan remaja yang berada di luar seharusnya, juga ikut berpengaruh terhadap pubertas yang dialaminya. Remaja yang memiliki pergaulan bersama orang-orang yang lebih dewasa dengannya, akan memiliki perkembangan pubertas yang lebih cepat dengan usia seharusnya. Perilaku yang mereka lakukan cenderung meniru dari orang orang di sekelilingnya. Karena mereka hidup di sekitar orang-orang yang lebih dewasa maka mereka akan melakukan apa yang dilakukan oleh orang-orang tersebut, baik secara tindakan, pemikiran, maupun gaya hidup yang secara tidak langsung akan berpengaruh pada perkembangan pubertas mereka yang akan berlangsung lebih dini.
Begitu pula sebaliknya, apabila seorang remaja bergaul dengan orang orang yang lebih muda maka perkembangan pubertas mereka akan berlangsung lebih lambat dari remaja seusianya.
Beberapa faktor diatas bukanlah faktor yang secara pasti mempengaruhi perkembangan pubertas remaja. Ada beberapa faktor yang lain seperti genetik, penyakit, gangguan fisik, serta psikis yang lain. Namun pada intinya, kebijaksanaan orang tualah yang menjadi peran penting bagi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Selain itu, merekalah yang akan merasakan akibat dari didikan yang mereka lakukan kepada anak-anak mereka. Maka dari itu, sangat penting bagi orang tua untuk membimbing dan mengarahkan anak-anaknya agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sebagaimana mestinya.


Diambil dari berbagai sumber

Oleh   : Moh. Luqman Hakim
Editor : Dewi Lestari
Powered by Blogger.