Cita Cita Pertanian Indonesia

Baca Juga

Peringatan hari tani jatuh pada tanggal 24 September berdasarkan pada undang-undang pokok Agraria tahun 1960 (UUPA 1960). Bulan Juli lalu, lembaga riset dan analisis ekonomi internasional, The Economist Intelligent Unit (EIU) dan Barilla Center for Food and Nutrition (BCFN) Foundation merilis Indeks Keberlanjutan Pangan atau Food Sustainability Indeks (FSI). Riset tersebut menunjukkan, Indonesia tercatat menduduki peringkat ke-21 dalam Indeks Keberlanjutan Pangan. Meski demikian, Indonesia masih memiliki berbagai masalah dalam bidang pertanian yang sulit ditemukan solusinya. Hal ini ditandai dengan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor berbagai macam bahan pangan kepada negara lain, padahal Indonesia telah lama berjuluk negara agraris. Selain itu ada beberapa faktor yang memperburuk kondisi pertanian di Indonesia, antara lain: permodalan, prasarana dan manajemen produksi, pengetahuan dan pola pikir, serta dukungan kebijakan pemerintah.



Menghadapi hal tersebut berbagai lembaga masyarakat di Indonesia terus menyuarakan segala macam problematika yang dihadapi oleh petani di Indonesia. Berkaitan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2017, banyak aksi digelar untuk menyampaikan hal tersebut. Salah satunya datang dari Serikat Petani Indonesia (SPI) yang melakukan serangkaian acara peringatan, terhitung dari tanggal 18 September hingga pada puncaknya nanti tanggal 27 September dengan melakukan aksi di Istana Presiden bersama lembaga masyarakat lainnya. Tema yang diusung SPI dalam peringatan hari tani nasional 2017 ini adalah Indonesia Darurat Agraria: Segera Laksanakan Reforma Agraria Sejati untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan. Harapan mereka tentu saja, pertanian di Indonesia menjadi lebih baik hingga mampu menyejahterakan bangsa. (Lukman)
Powered by Blogger.