Olahraga Menyatukan Kita!

Baca Juga


Tanggal sembilan bulan sembilan, tahukah kamu selain tanggal dan bulan yang sama ada sesuatu yang menarik dibalik tanggal tersebut? Kebanyakan orang mungkin belum mengetahui adanya peristiwa menarik dibalik tanggal tersebut.

Gambar: @_mathoril

Tepatnya 34 tahun yang lalu, diadakan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama yang digelar di Surakarta, Solo, Jawa Tengah, yang jatuh pada tanggal 9 – 12 September 1948. Pada tanggal tersebut menjadi tanggal pembukaan PON kala itu. Akhirnya tanggal itulah ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional.
Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-XXXIV pada 9 September 2017 akan dipusatkan di Kota Magelang, Jawa Tengah, yang berlokasi di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. Adapun peringatan HAORNAS kali ini bertemakan Olahraga Menyatukan Kita”, dan diagendakan akan hadirnya Presiden RI Joko Widodo dalam acara tersebut. Berbagai kegiatan pendukung dalam rangkaian puncak HAORNAS 2017 antara lain Pekan Gebyar Haornas, Seri Nasional Liga Sepakbola Berjenjang, Gowes Pesona Nusantara, serta Peluncuran Monumen Tanah Air.
Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membangun Monumen Tanah Air Nusantara di puncak Gunung Tidar. Monumen tersebut akan dibangun menggunakan bahan tanah dan air yang diambil dari 90 kota/kabupaten. Tanah dan air itu akan dibawa oleh ribuan peserta Gowes Pesona Nusantara (GPN) dari berbagai daerah.
Sesuai sambutan Imam Nahrawi, ketua Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (KEMENPORA) pada HAORNAS ke-34 yang menyatakan Intruksi Presiden No.1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), dengan demikian Kemenpora resmi meluncurkan “Ayo Olahraga”. Dengan adanya program ini Kemenpora berharap agar semua komponen masyarakat untuk hidup aktif utamanya melalui olahraga secara rutin dan teratur. Selain itu, sesuai garis besar tema HAORNAS tahun ini yaitu “Olahraga Menyatukan Kita” terkandung makna bahwa melalui olahraga, tumbuh kembali semangat cinta tanah air, cinta budaya bangsa, memahami berbagai perbedaan, menyatukan jiwa dan semangat kebangsaan. Olahaga jauh dari sentimen-sentimen suku, agama, ras maupun golongan. Dalam kegiatan berolahraga akan menguatkan nilai-nilai sportivitas, persaudaraan, kerjasama, fairplay serta rasa saling menghormati dan menghargai.(Dii/Ulin/PEKA)

Penulis : Diah Dwi Lestari

Editor  : Ulin Noor Baroroh
Powered by Blogger.