Donor Darah? Siapa Takut

Baca Juga

Pena Kampus- Salah satu kegiatan rutin dari UKM KSR, yang diadakan setiap 3 bulan sekali yaitu donor darah. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama KSR unit UMK dengan UDD (Unit Donor Darah) atau sekarang dikenal dengan nama UTD(Unit Tranfusi Darah) dan PMI cabang Kudus. KSR membantu menyediakan tempat dan tenaga dalam terselenggaranya kegiatan donor darah, selanjutnya proses pengambilan darah dan pendistribusian darah dilakukan oleh tenaga ahli dari PMI.  Kali ini kegiatan berlangsung di Auditorium UMK (22/11).
Dok PEKA

Tidak seluruh peserta donor dapat mendonorkan darahnya. “Ada sekitar 200 orang yang melakukan registrasi, namun hanya ada kurang lebih 100 orang yang lolos seleksi,” ungkap Rani, selaku Ketua Panitia donor darah tahun ini.
Terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh calon pendonor. “Untuk bisa ikut donor darah syaratnya berat badan minimal 45 kg dan yang paling penting tensi tidak boleh rendah (normalnya 110-120). Usia pendonor minimal 17 tahun, tidak sedang menstruasi, dan tidak ada batasan maksimal, asal sehat jasmani dan rohani diperbolehkan,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari para calon pendonor, namun kurangnya personil dari pihak panitia juga dikeluhkan oleh calon pendonor. “Tolong dong, perbanyak pos (bed) untuk donor dan bagian administrasinya. Biar gak ngantri lama,” keluh Wahyu, salah satu pendonor yang berstatus mahasiswa Manajemen, UMK.
Dia juga berpesan untuk masyarakat luas, agar mereka juga mendonorkan darahnya, terutama para pemilik darah yang langka. Melalui setetes darah, kita dapat belajar arti kehidupan dan kepedulian. (Hilda/Tita/Dewi)
Powered by Blogger.