Gincumu Menodaiku

Baca Juga



Dinding bagian tempat wudhu perempuan masjid Darul Ilmi UMK kotor oleh noda bekas gincu. Sabtu, (14/11). Foto : Sabik / PEKA
Pena Kampus- Dinding masjid Darul Ilmi UMK kotor oleh noda bekas gincu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Menanggapi hal tersebut, Pena Kampus mencoba menggali informasi dari pengunjung masjid, “Saya awalnya sudah melihat noda tersebut di dinding jadi saya cuman mengikuti saja ya mbak,” ujar Ulfa mahasiswa PGSD seusai melaksanakan sholat Dhuha di lantai dasar. “Kalo saya juga sependapat, namun karena saya tidak bawa alat lainnya seperti tisu dan didukung dengan kita pakai pakaian yang cerah. Jadi terpaksa melakukan hal tersebut,” imbuh rekan Ulfa.

Ulfa menuturkan tidak ada motif  untuk membuat dinding menjadi kotor. Perlu adanya kesadaran bagi diri mereka sendiri, bahwa hal yang dilakukan mahasiswa termasuk hal yang salah. Kita yang harusnya lebih menjaga kebersihan masjid. Tapi faktanya kita tidak mencoba untuk sedikit meringankan beban pihak kebersihan. Justru kita membuat beban bagi mereka. Dari akifitas mahasiswa yang terlalu sering menimbulkan noda lipstik di dinding tersebut, membuat tampilan kaca kurang menarik lagi. 

            Harapan dari mahasiswa, kita tentunya sadar pada diri kita sendiri bahwa apa yang ia lakukan itu salah. Walaupun awal dari noda itu sedikit. Akan tetapi jika hal tersebut dilakukan secara berkelanjutan akan mengakibatkan hal yang fatal. (Sabik/Firda/Adelia)
Powered by Blogger.