Kawinkan Gusjigang lewat Konser Ngaji Budaya KKY

Baca Juga

Pena Kampus- Kemarin malam (4/02), Lapangan Balai Jagong Wergu Wetan Kudus dipenuhi oleh ratusan kaum muda yang menyaksikan acara terbesar pertama KKY (Keluarga Kudus Yogyakkarta). Konser yang bertajuk ngaji budaya ini dirancang sebagai momen spesial untuk memeriahkan ulang tahun KKY yang sedang menginjak usia setengah abad. 
Aksi Panggung Ngaji Budaya (4/2). Foto oleh Twin96

Konser Ngaji Budaya yang bertema: “Gusjigang Nyawiji ing Sukmo“ tersebut disutradarai oleh Yazid Al Busthomi dan melibatkan lebih dari 20 komunitas  Kudus-Jogja seperti Batik Muria Kudus, Teater Tiga Koma UMK, PSM Ning Nong, Teater Satoesth, Teater Jangkar Bumi, Al Mubarok, Darbuka Kudus community, Poentoen study Art, JQH As-Syauq, Pencak Silat Bangau Ruyung, JQH Al Mizan UIN SUKA, MA NU TBS, Mts Qussiyyah Putri dan masih banyak lagi yang mengolaborasikan musik dari Band KS2K, drama dan tari.

Acara dibuka dengan penampilan dari Darbuka Kudus Community pada pukul 19.30 WIB dan dilanjutkan dengan ceramah yang menyampaikan bahwa Gusjigang harus dikawinkan. Sudah saatnya sebagai kaum muda, mengetahui dengan benar budaya yang diwariskan oleh Syekh Ja’far Shodiq tersebut. Teori tersebut benar-benar dipraktekkan dengan serangkaian penampilan menakjubkan yang ditampilkan malam itu.

Nida, salah satu panitia mengaku acara ini telah direncanakan selama dua bulan lamanya dan gladi kotor yang dilaksanakan selama tiga hari. “Acara ini juga dipersiapkan oleh anggota KKY dari lintas generasi, jadi anggota dari yang sudah lama-pun menginginkan acara ini” tutur mahasiswi yang berasal dari UIN Sunan Kalijaga tersebut.

Acara ditutup pukul 22.00 WIB dengan perkenalan crew yang berpesan “Zaman sekarang rasa ikhlas sangat sulit ditemukan di masyarakat, dengan acara ini kami membuktikan bahwa kami yang tidak saling mengenal bisa mensukseskan acara ini dengan meriah, teruslah berkarya ! jika memiliki hutang, bayarlah”. Mereka berharap kedepannya acara ini akan terus digelar. Penonton puas menyaksikan drama budaya, yang diiringi tarian, musik dengan lighting yang memukau. (CrazyTwin96/PeKa Online)
Powered by Blogger.