Creative Preneur 2018, yang Muda yang Inovatif

Baca Juga


Pena Kampus – Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan seminar nasional creativepreneur corner 2018 bertema Yang Muda Yang Inovatif, Sabtu (24/3) di auditorium UMK.  
Ketiga dari kiri : Christian Sabilal Pussung, Mochammad Edris, dan Wahyu Liz Adaideaja foto bersama setelah memberikan seminar di auditorium Univesitas Muria Kudus, Sabtu (24/3).

 Seminar tersebut mengundang beberapa pemateri, Wahyu Liz Adaideaja (Owner Adaideaja Corp), Christian Sabilal Pussung (Owner & CEO Briliant Indonesia Grup), dan Mochammad Edris (Dekan FEB UMK).

Mochammad Edris menuturkan, seorang wirausahawan harus megetahui creativepreneur dalam berwirausaha yaitu seseorang yang melekat bakatnya atau jadi orang bisnis.

Kalau ingin wirausaha harus ada tantangan dan peluang creativepreneur  skill, Sunan Kudus  mewariskan ajaran yang luar biasa pada abad ke-15 yaitu GUSJIGANG (Bagus, Ngaji , dan Berdagang),” ujar Edris.

Christian Sabilal Pusung atau Mas Abi menuturkan, untuk menjadi pengusaha bukan harus dari latar belakang orang kaya yang menjadi pengusaha, melainkan proses pola berpikir seseorang yang menjadikan suksesnya menjadi pengusaha.
Mas Abi menegaskan, pentingnya mengubah pola pikir sebagai pemuda menjadi lebih terbuka agar tidak mudah ditipu atau dijatuhkan oleh negara-negara asing.

“Jangan jadi orang yang bodoh karena akan menjadi orang yang gagal dan jangan menyalahkan indonesia, salahkan diri kita sendiri,” Ujarnya.

Wahyu Liz Adaideaja memberikan poin-poin dari pengalamannya dalam mencari ide-ide kreatif yang meliputi passion, problems, dan kesempatan.

 “Kalau ingin menjadi enterpreneur (pengusaha) harus mempunyai tiga bekal kreatif. Pertama, passion itu adalah bergairah sesuatu hal yang lakukan bergairah pasti senang. Kedua, problems adalah aset/perusahaan jadi kita punya seadanya aja. Ketiga, opportunity berarti teori realitas kata kuncinya,” kata Wahyu.

Panitia merasa begitu senang dan antusias dengan kesuksesan acara yang telah dipersiapkan sebaik mungkin. dengan 500 peserta dari bebagai sekolah diantaranya Madrasah Qudsiyah Kudus, Hasyim Asyari 3 Jekulo Kudus.

“Tidak bisa disebut satu-satu banyaknya yang datang. Dilihat dari sisi pemateri yang berkompeten dan peserta yang begitu terinspirasi utamanya dalam hal bisnis, menunjukkan betapa suksesnya acara seminar creativepreneur corner 2018,” kata Umi Khanifah selaku ketua panitia seminar.

 Umi berharap, setelah mengikuti acara ini mahasiswa dapat menciptakan peluang kerja yang kreatif dan inovatif bagi dirinya sendiri dan orang lain.

Kita dapat mengambil banyak manfaat dari acara ini, salah satunya dalam mencari peluang-peluang bisnis di masa yang akan datang,” Ungkap Faruqi Ahmad peserta seminar, Asal Madrasah Qudsiyyah Kudus. (Safiq/Ulil/Magang/TH)

Powered by Blogger.