Membentuk Ikatan Emosional Ibu dan Anak di Era Jaman Now

Baca Juga



Pena Kampus - Hari ibu di Indonesia ditetapkan pada saat ulang tahun Kongres Perempuan Indonesia ketiga tanggal 22 Desember tahun 1938 di Bandung. Ucapan rasa sayang dan terimakasih kepada para ibu diungkapkan bersamaan dengan peringatan hari ibu. Berbeda dari waktu ke waktu, di era jaman now dengan segala kecanggihan teknologinya seperti sekarang ini, sebagian anak lebih mementingkan berucap sayang di gadget masing-masing daripada harus mengungkapkan kasih sayangnya kepada ibu secara langsung. Meskipun bukan berarti mereka tidak peduli terhadap inti hari ibu itu sendiri.Karena kita tahu dan menyadari bahwa jaman sekarang anak-anak lebih mementingkan gadget dari pada merayakan  hari Ibu dengan Ibu mereka.
Ini bisa kita lihat dikehidupan sehari-hari dimana anak  bersikap cuek dengan sekitarnya jika sudah fokus dengan gadget mereka. Anak cenderung tidak mempedulikan hal lain, bahkan enggan mendengarkan ketika orang tua mereka bicara. Jika  seorang Ibu ingin anaknya  bisa lebih memaknai Hari Ibu maka bisa dimulai dari mendekatkan diri terlebih dahulu. Selain karena dorongan perkembangan dan  kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, sikap cuek anak sering muncul karena ia merasa tidak begitu dekat dengan ibunya yang sibuk bekerja.

Peran penting seorang Ibu harus dimulai untuk mengubah keadaan yang kaku menjadi harmonis dimulai dari membentuk ikatan emosional antara ibu dan anak. Seorang ibu bisa membuat hubungan yang baik dengan anak dengan cara meluangkan waktu dan memberi perhatian kepada anak. Pembentukan hubungan dengan kualitas yang baik dapat mendukung ikatan emosional yang baik pula. Dimana ketika seorang ibu berperan aktif untuk selalu ada untuk anak dan memperhatikannya. Semua ini akan berpengaruh pada hubungan komunikasi antara ibu dan anak menjadi lebih berkualitas dengan waktu yang cukup untuk membuat anak merasa kehadirannya itu penting.

Saat itu anak juga akan  menyadari kehadiran seorang Ibu penting baginya sehingga ketika ada perayaan Hari Ibu, maka yang terjadi seorang  anak tidak hanya memaknai dengan ucapan tetapi tindakan yang dikehidupan sehari-hari. Contoh kecilnya, anak yang dan tidak membantah perintah orang tua sebagai bentuk ucapan terimakasihnya kepada orang tua yang menyayangi mereka. (Na/Lev/Peka Online)

No comments

Powered by Blogger.